Penggunaan Hepatitis B Imunoglobulin (HBIG) / Serum Hepatitis B

Hyperhep B dibuat dari plasma orang yang mengandung protein di dalamnya yang berguna untuk  memerangi Hepatitis B.

Makin muda seseorang terinfeksi makin besar kemungkinannya menjadi kronis. Sebagai contoh bayi yang mendapatkan infeksi dari ibu semasa dalam kandungan atau saat persalinan (perinatal) kemungkinan menjadi kronis sekitar 90-95% apabila tidak ada tindakan pencegahan.

Pada dasarnya Hepatitis B bisa dicegah. Secara mudah kita pecah pencegahan Hepatitis B ini menjadi tiga bagian.

  • Pertama, dengan perlindungan diri dari tindakan yang membuat kemungkinan tertular semakin besar, misalnya berganti-ganti pasangan seksual, memakai jarum suntik bergantian, dan kegiatan lain yang membuat kita bersinggungan secara langsung dengan penderita dan/atau berkontak langsung dengannya.
  • Kedua,imunisasi (perlindungan pasif) : pemberian HBIG jika diketahui ada kemungkinan infeksi.
  • Ketiga, vaksinasi (perlindungan aktif) : dengan vaksin Hepatitis B 3 x

Penularan Hepatitis B

Hepatitis B dapat menular melalui darah dan cairan tubuh yang masuk melalui mukosa (selaput lender) dan juga kulit yang luka. Virus ini menular melalui hubungan seksual, penggunaan gunting kuku bersama, alat cukur rambut bersama, jarum suntik bekas pengidap hepatitis B. Virus Hepatitis B sangat menular, 100 x lebih virulen daripada virus HIV. Artinya jika kita takut terserang HIV, seharusnya kita lebih takut terserang hepatitis B, karena penularannya lebih cepat dan agresif. WHO merekomendasikan supaya seluruh bayi yang baru lahir diberikan imunisasi Hepatitis B segera (12 jam pertama usia bayi) setelah kelahiran.

Pemberian HBIG pada Dewasa

hepabigHBIG hampir selalu berhasil dalam mencegah infeksi virus hepatitis B. Bahkan jika diberikan sedikit lebih telat, bagaimanapun, HBIG mungkin mengurangi keparahan dari suatu infeksi virus hepatitis B.

Hepatitis B diberikan pada orang yang menerima transplantasi liver untuk mencegah tertular hepatitis B. Serum hepatitis B ini juga berguna untuk individu yang terpajan (kemungkinan tertular) hepatitis B.

Dosis yang diberikan pada orang dewasa adalah : 0,5 ml/ kg BB.

Hyperhep B bukan sebuah vaksin. Oleh karena itu perlindungan yang diberikan oleh HBIG ini instan, namun tidak lama dalam mencegah tertularnya hepatitis B. Untuk perlindungan lebih lama, seseorang perlu mendapatkan vaksinasi hepatitis B sebanyak 3 dosis, seperti Engerix-B, Euvax B, Recombivax HB, atau Twinrix.

Mencegah Penularan Hepatitis dari Ibu ke Bayi

Ibu yang terinfeksi oleh virus hepatitis B yang ditandai dengan hasil laboratorium HbsAg +, dapat menularkan virus hepatitis B ke bayinya. Oleh karena itu, bayi yang lahir dari ibu dengan status HbsAg + harus segera diberikan imunisasi pasif maupun aktif untuk mencegah tertularnya si bayi oleh virus hepatitis B.

Dosis yang digunakan pada bayi adalah 0,5 mL secara intramuskular (IM) pada paha sisi lain dari pemberian vaksin hepatitis B yang pertama. HBIG ini diberikan pada 12 jam pertama kehidupan. Oleh karena itu ibu hamil yang memiliki Hepatitis B, diharapkan mempersiapkan serum hepatitis B (HBIG) ini untuk bayinya.

Pemeriksaan laboratorium HbsAg dan titer antibodi (anti HbsAg) dilakukan pada 3 bulan setelah jadwal imunisasi selesai. Bila tidak terbentuk antibodi, maka perlu diberikan vaksin ulangan hepatitis B (reimunisasi) sebanyak 3 dosis dengan interval 2 bulan.

Waktu Pemberian Hyperhep B

Hyperhep BUntuk pencegahan setelah terkena darah yang terkontaminasi hepatitis B : HBIG diberikan sesegera mungkin, diharapkan kurang dari 7 hari setelah paparan. Selain itu, diberikan juga vaksin Hepatitis B.

Untuk transplantasi liver: Hyperhep B termasuk dalam rangkaian prosedur transplantasi. HBIG diberikan setiap hari selama 7 hari pertama, kemudian tiap 2 minggu selama 11 minggu ke depan, dan diikuti setiap bulan sekali setelah itu.

Jika Anda berhubungan seks dengan pengidap hepatitis B, HyperHep B diberikan dalam 14 hari pertama setelah kontak seksual terakhir. Dan Anda tetap memerlukan vaksinasi Hepatitis B sebanyak 3 dosis.

Untuk pencegahan Hepatitis B pada orang yang tinggal dengan serumah dengan pengidap hepatitis B : HBIG diberikan pada anak kurang dari 12 bulan, orang yang merawat pasien Hepatitis B. Semua orang yang tinggal serumah perlu mendapatkan vaksinasi Hepatitis B.

Untuk bayi yang lahir dari ibu yang hepatitis B (+): Obat ini diberikan dalam 12 jam pertama kehidupan, atau jika kondisi bayi sudah stabil.

 

Dosis Pemberian HBIG

Dosis pemberian HBIG

Efek samping pemberian HBIG

Hyperhep B / HBIG memiliki kemungkinan risiko penggumpalan darah, khususnya yang memiliki gangguan jantung atau riwayat pengentalan darah, atau jika Anda menggunakan pengencer darah, atau individu yang sudah berumur, tidak mobile (bedridden), atau jika Anda mengguakan pil KB atau obat- obatan mengandung hormone, atau memakai beberapa tipe kateter.

Pada orang yang juga menderita diabetes/ kencing manis, perlu cek darah sebelum diberikan HBIG. Penggunaan pada ibu hamil (kategori C).

Efek samping lainnya adalah alergi terhadap komponen obat ini karena berasal dari plasma (bagian darah) manusia.

Jangan menerima vaksin hidup saat mendapatkan HBIG hingga 3 bulan ke depan. Pemberian vaksin hidup seperti measles, mumps, rubella (MMR), rotavirus, yellow fever, varicella (chickenpox), zoster (shingles) ditunda hingga 3 bulan setelah pemberian HBIG.

Namun pemberian vaksin mati seperti influenza dan vaksin hepatitis B tetap dapat diberikan.

Konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda memerlukan Serum hepatitis B (Hepatitis B Imunoglobulin)/ HBIG / Hyperhep.

Customer service In Harmony Clinic:

021- 4220214 atau 021 – 4248790

Author Info

Klinik

No Comments

Post a Comment

× Anda Butuh Bantuan?